Kabupaten Gresik adalah sebuah kabupaten di Jawa
Timur, Indonesia. Ibukotanya berada di kota Gresik. Luas wilayahnya
1.137,05 km², dan jumlah penduduknya 1.072.190 jiwa (2004). Kabupaten
ini berbatasan dengan Laut Jawa di sebelah utara, Kota Surabaya di
selatan, Selat Madura di timur, dan Kabupaten Lamongan di sebelah
barat. Wilayah Kabupaten Gresik juga mencakup Pulau Bawean, yang berada
150 km lepas pantai Laut Jawa. Ibukota Kabupaten Gresik berada 20 km
sebelah utara Kota Surabaya.
Sejarah
Gresik sudah
menjadi salah satu pelabuhan utama dan kota dagang yang cukup penting
sejak abad ke-14, serta menjadi tempat persinggahan kapal-kapal dari
Maluku menuju Sumatera dan daratan Asia (termasuk India dan Persia).
Hal ini berlanjut hingga era VOC.
Pada era VOC, Afdeeling Gresik
terdiri dari Kabupaten Gresik, Kabupaten Lamongan, dan Kabupaten
Sedayu. Kota Gresik sendiri berada pada jalur utama jalan pos Daendels.
Perkembangan Surabaya yang cukup pesat memaksa dihapuskannya Kabupaten
Gresik dan bergabung dengan Kabupaten Surabaya pada tahun 1934.
Pada
awal Kemerdekaan Indonesia, Gresik hanyalah sebuah kawedanan di bawah
Kabupaten Surabaya. Didirikannya Pabrik Semen Gresik pada tahun 1953
merupakan titik awal industrialisasi di Gresik. Pada tahun 1974, status
Kabupaten Surabaya dihapus dan sebagai penggantinya adalah Kabupaten
Gresik, dengan bupati pertama H. Soeflan. Kawasan permukiman pun
semakin melebar, dan bahkan pusat pemerintahan dipindahkan ke Bunder,
yang kini dianggap sebagai Kota Gresik Baru.
Perekonomian
Gresik
dikenal sebagai salah satu kawasan industri utama di Jawa Timur.
Beberapa industri di Gresik antara lain Semen Gresik, Petrokimia
Gresik, PT. Smelting dan Maspion. Gresik juga merupakan penghasil
perikanan yang cukup signifikan, baik perikanan laut, tambak, maupun
perikanan darat. Gresik juga terdapat sebuah Pembangkit Listrik Tenaga
Gas dan Uap berkapasitas 2.200 MW. Antara Gresik dan Surabaya
dihubungkan oleh sebuah Jalan Tol Surabaya-Manyar, yang terhubung
dengan Jalan Tol Surabaya-Gempol.
Rupa-rupa
Makanan khas Gresik adalah nasi krawu, otak-otak udang, pudak, ubus, dan es siwalan.
Pariwisata
Sejumlah
pariwisata andalan di Gresik adalah Makam Sunan Maulana Malik Ibrahim (di
Gapuro), Makam Sunan Giri (di Giri Kedaton, Kebomas), Makam Fatimah
binti Maimun, Makam Kanjeng Sepuh Sedayu dan Kawasan Gunung Surowiti di
Kabupaten Gresik; yang kesemuanya telah ditetapkan sebagai cagar budaya
dan ilmu pengetahuan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Pulau Bawean
merupakan tujuan wisata bahari, yang terdapat suaka alam dan suaka
margasatwa.
kirim ke teman |
versi cetak